Kita semua tahu betul bahwa gigi susu akan rontok dan digantikan oleh gigi permanen saat anak mulai besar. Biasanya mulai dari usia enam tahun, gigi geraham belakang keluar duluan, lalu secara perlahan gigi depan dan yang lain mengikuti hingga usia 12 atau 13 tahun.
Tapi tahukah kamu, tidak semua orang mengalami proses ini dengan lancar? Artinya, banyak yang masih mengira kalau gigi permanen yang tidak tumbuh adalah persoalan kecil yang akan hilang sendirinya.
Padahal terkadang kondisi ini bisa jadi tanda ada sesuatu yang perlu diperhatikan lebih jauh. Mulai dari sebab kurangnya nutrisi hingga faktor yang sudah ada sejak lahir, banyak hal yang bisa jadi penyebabnya.
Kamu mungkin merasa khawatir kalau melihat anak atau bahkan diri sendiri menghadapi masalah ini. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut agar kamu bisa mengambil langkah terbaik untuk kesehatan gigi.
Kapan Gigi Permanen Seharusnya Tumbuh
Gigi permanen biasanya mulai muncul ketika kamu berusia sekitar enam tahun. Gigi yang pertama kali keluar yaitu gigi geraham di bagian belakang rahang.
Jenis gigi ini tumbuh tanpa menggantikan gigi susu, jadi mungkin kamu tidak langsung menyadari keberadaannya. Setelah itu, gigi seri tengah di bagian bawah mulai menggantikan gigi susu yang copot, kemudian diikuti oleh gigi seri atas dan jenis gigi lainnya secara berurutan.
Secara umum, proses pergantian seluruh gigi dari susu ke permanen selesai ketika anak berusia 12 hingga 13 tahun. Pada usia itu, kebanyakan orang sudah punya 28 gigi permanen yang siap mengolah makanan dan mendukung bicara jelas.
Sedangkan gigi bungsu biasanya muncul lebih lambat, antara usia 17 hingga 21 tahun. Bahkan ada yang mendapatkannya setelah usia 21 tahun, dan hal ini masih normal. Setiap orang punya waktu pertumbuhan gigi yang berbeda, bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Namun, jika gigi susu sudah rontok lebih dari enam bulan namun permanennya belum muncul, atau hanya ada di satu sisi, sebaiknya konsultasikan ke dokter gigi untuk memastikan tidak ada masalah tersembunyi.
Penyebab Gigi Permanen Tidak Tumbuh
Banyak faktor yang bisa membuat gigi permanen kamu tidak tumbuh sesuai waktu kebanyakan atau bahkan tidak muncul sama sekali. Mulai dari hal yang sudah ada sejak kamu lahir hingga kondisi kesehatan atau lingkungan yang mempengaruhi perkembangannya. Berikut adalah beberapa penyebab utama yang perlu kamu ketahui!
1. Faktor Genetik dan Kelainan Kongenital

Kelainan pada gen yang mengatur pembentukan gigi sering menjadi penyebab utama gigi permanen tidak tumbuh. Kondisi yang disebut tooth agenesis membuat benih gigi tidak terbentuk dengan baik sejak dalam kandungan.
Mutasi gen yang mempengaruhi dental lamina, jaringan di bawah gusi tempat gigi tumbuh menjadi penyebab utama. Kadang kondisi ini juga terkait dengan displasia ektodermal, yang juga mempengaruhi rambut, kuku, dan kulit.
Gen abnormal bisa diwariskan dari orang tua dengan pola resesif autosomal, artinya kamu membutuhkan dua salinan gen tidak normal dari ayah dan ibu untuk mengalaminya. Beberapa kasus juga bisa terjadi tanpa riwayat keluarga, karena mutasi gen yang terjadi secara tidak terduga selama perkembangan janin.
2. Impaksi Gigi dan Kekurangan Ruang

Rahang Impaksi gigi terjadi ketika gigi permanen sudah terbentuk tapi tidak bisa keluar ke permukaan gusi karena terhalang. Kondisi ini paling sering terjadi pada gigi bungsu, namun juga bisa terjadi pada gigi taring atau jenis gigi lain.
Salah satu penyebab utamanya adalah rahang yang terlalu sempit sehingga tidak ada ruang cukup untuk gigi tumbuh. Faktor genetik biasanya mempengaruhi ukuran rahang dan gigi.
Selain itu, gigi susu yang terlambat rontok juga bisa menghalangi jalan gigi permanen yang ingin muncul. Impaksi gigi bisa terjadi secara total atau sebagian.
Jika impaksi total, kamu mungkin tidak merasakan gejala sama sekali, tapi lama kelamaan bisa membuat gigi sekitarnya bergeser dan merusak susunan gigi. Sedangkan impaksi sebagian bisa menyebabkan bau mulut, rasa sakit pada gusi, atau peradangan karena sisa makanan dan plak yang menumpuk di celah sulit dijangkau.
3.Masalah pada Gusi atau Tulang Rahang

Masalah pada jaringan gusi atau tulang rahang bisa menjadi penghalang bagi gigi permanen untuk tumbuh. Misalnya, gusi yang terlalu tebal membuat gigi sulit menembus permukaan.
Kadang ada juga jaringan ikat yang menahan benih gigi sehingga tidak bisa keluar dengan benar. Kondisi penyatuan langsung antara akar gigi dan tulang rahang juga bisa menyebabkan gigi tidak tumbuh.
Hal itu membuat gigi terjebak di dalam tulang dan tidak bisa bergerak ke arah gusi. Cedera pada rahang saat masa kanak-kanak juga bisa merusak benih gigi atau struktur tulang yang mendukung pertumbuhan gigi.
Infeksi pada gusi atau tulang rahang juga perlu diwaspadai. Infeksi bisa merusak jaringan sekitar benih gigi dan mengganggu proses pertumbuhannya. Jika kamu pernah mengalami cedera atau infeksi pada area rahang, segera periksakan kondisi gigi secara berkala ke dokter.
Perawatan yang Mendukung Kesehatan Gigi
Menjaga kebersihan gigi setiap hari sangat penting agar gigi permanen tumbuh dengan baik dan tetap sehat. Kamu bisa menyikat gigi minimal dua kali sehari, pagi setelah bangun dan malam sebelum tidur menggunakan pasta gigi berfluorida.
Pola makan dan minuman yang kamu pilih berpengaruh besar terhadap kesehatan gigi. Batasi makanan atau minuman manis serta asam, karena bakteri di mulut akan mengubahnya jadi zat yang merusak enamel gigi.
Alih-alih itu, konsumsi biji-bijian, buah, sayuran, dan produk susu yang kaya kalsium untuk memperkuat gigi. Minum cukup air putih setiap hari untuk membersihkan sisa makanan dan menjaga kelembapan mulut.
Gunakan benang gigi secara rutin untuk membersihkan celah antar gigi yang tidak terjangkau oleh sikat. Kunjungi dokter gigi setiap enam bulan sekali untuk pemeriksaan menyeluruh dan pembersihan karang gigi.
Kamu bisa mendapatkan deteksi masalah awal sebelum menjadi lebih serius serta memberikan perawatan yang dibutuhkan seperti penambalan atau saran penyelarasan gigi.
BACA JUGA : Gigi Coklat dan Berlubang
Layanan Perawatan Gigi di Surabaya
Kamu bisa menemukan berbagai layanan perawatan gigi berkualitas, mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan khusus untuk kasus kompleks seperti gigi permanen yang tidak tumbuh dengan baik. Klinik gigi di Surabaya menyediakan layanan komprehensif.
Klinik sudah menggunakan peralatan dan teknologi terkini untuk mendukung proses perawatan yang akurat dan nyaman. Tersedia juga perawatan khusus untuk anak-anak dan dewasa dengan kebutuhan berbeda.
Kamu bisa mendapatkan informasi lengkap tentang layanan dan fasilitas sebelum memulai perawatan. Dental Clinic Surabaya hadir sebagai pilihan klinik gigi yang fokus pada layanan berkualitas dengan perhatian penuh terhadap setiap pasien.
Kamu bisa mendapatkan berbagai layanan mulai dari pemeriksaan awal dan pembersihan gigi rutin, hingga perawatan khusus. Butuh informasi lebih lanjut atau mau konsultasi untuk memulai perawatan gigi yang sesuai dengan kondisi kamu?
Kunjungi website resmi Dental Clinic Surabaya atau kamu juga bisa menghubungi kami di bawah ini!
Website Resmi : dentalogy.id


























