Bagaimana cara menghentikan pendarahan setelah cabut gigi? Setelah pencabutan gigi selesai, akan sangat wajar jika area bekas cabut masih mengeluarkan sedikit darah dalam beberapa jam pertama.
Namun, bagaimana jika darah terus mengalir dan tidak kunjung berhenti? Kekhawatiran ini sering muncul dan membuat sebagian orang bisa merasa panik, padahal ada langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasinya dengan tepat.
Dengan memahami apa yang normal dan apa yang tidak juga sangat penting, supaya kamu tidak salah bertindak yang justru memperburuk keadaan. Menelan darah berlebihan, terus meludah, atau membilas mulut secara berlebihan adalah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan tanpa disadari.
Dengan informasi yang tepat, kamu bisa menenangkan diri dan mengatasi pendarahan tersebut dengan tenang. Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!
Termasuk Pendarahan Normal
Pertama-tama, penting untuk membedakan antara pendarahan yang wajar dan yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Dalam 24 jam pertama setelah pencabutan gigi, biasanya akan keluar sedikit darah yang bercampur dengan air liur dan ini adalah respon alami tubuh dan tidak perlu dikhawatirkan.
Warnanya kemerahan muda dan jumlahnya berangsur berkurang setiap jam. Pendarahan normal ini akan berhenti sendiri dalam waktu 1-2 jam setelah tindakan, meskipun sedikit bercak darah di air liur masih bisa terlihat hingga hari berikutnya.
Dan yang perlu diwaspadai adalah jika darah keluar dalam jumlah banyak, berwarna merah segar pekat, dan tidak berkurang meskipun sudah melakukan penekanan selama 30 menit berturut-turut. Itulah saat di mana kamu perlu bertindak lebih lanjut atau menghubungi dokter gigi.
Langkah untuk Menghentikan Pendarahan
Jika pendarahan masih terasa cukup banyak dan tidak berkurang setelah beberapa jam, jangan panik terlebih dahulu. Ada langkah-langkah praktis yang sudah terbukti secara medis dapat membantu menghentikan pendarahan dengan cepat dan aman, asalkan dilakukan dengan benar dan konsisten.
Setiap langkah yang akan dijelaskan berikut ini memiliki tujuan spesifik dalam membantu tubuh membentuk bekuan darah dan menutup luka secara alami. Yuk, simak penjelasannya satu per satu berikut ini!
1. Menekan Dengan Kasa Steril

Ambil kasa steril yang diberikan dokter, lipat hingga tebal dan cukup menutup lubang bekas cabut gigi. Gigit kasa tersebut dengan tekanan yang pas namun mantap selama 30 – 45 menit tanpa berhenti, tanpa membuka, tanpa meludah.
Selama menekan, duduklah dengan posisi kepala lebih tinggi dari jantung dan istirahat. Jangan sering memeriksa dengan membuka kasa, karena hal ini justru melepaskan bekuan darah yang sedang terbentuk dan memperpanjang pendarahan.
Jika setelah 45 menit darah masih menembus kasa, ganti dengan kasa baru yang bersih dan tekan lagi selama 30 menit. Anda juga bisa mengganti kasa dengan kantong teh basah yang diperas, asam tanin dalam teh membantu menyusutkan pembuluh darah dan mempercepat pembekuan darah.
2. Kompres Dingin di Luar Pipi

Tempelkan es yang dibungkus kain bersih di pipi sebelah bekas cabut gigi selama 15-20 menit, lalu istirahat 20 menit, ulangi beberapa jam pertama.
Suhu dingin menyempitkan pembuluh darah sehingga aliran darah berkurang secara signifikan, sekaligus mengurangi bengkak dan rasa nyeri. Kompres ini sangat efektif dilakukan bersamaan dengan penekanan kasa di dalam mulut.
Pastikan bahwa es tidak menempel langsung pada kulit agar tidak terjadi iritasi atau luka dingin. Lakukan kompres ini hanya pada 24 jam pertama setelah pencabutan. Setelah itu, kompres hangat justru lebih dianjurkan untuk melancarkan peredaran darah dan mempercepat penyembuhan jaringan.
3. Posisi Kepala Lebih Tinggi dari Tubuh

Saat beristirahat atau tidur, gunakan bantal tambahan agar posisi kepala berada lebih tinggi dari jantung. Posisi ini mengurangi tekanan darah di area kepala dan wajah, sehingga aliran darah ke bekas luka berkurang dan bekuan darah lebih mudah terbentuk.
Jangan berbaring datar, karena gravitasi akan membuat darah berkumpul di area tersebut dan memperlambat penghentian pendarahan. Hindari juga aktivitas berat, membungkuk, atau mengangkat benda berat dalam 24 jam pertama.
Semakin banyak Anda bergerak dan menegang, semakin tinggi tekanan darah yang memicu pendarahan berlanjut. Istirahat yang cukup adalah obat sederhana namun paling efektif untuk membantu tubuh menyelesaikan proses penyembuhannya sendiri.
Hal-Hal yang Dilarang Setelah Cabut Gigi
Banyak pendarahan yang berkepanjangan sebenarnya bukan karena masalah medis yang serius, melainkan karena kesalahan tindakan yang dilakukan pasien sendiri setelah pulang dari klinik. Kebiasaan-kebiasaan sederhana yang tampak sepele ternyata bisa menggagalkan proses pembekuan darah yang sedang berjalan.
Pertama, jangan pernah meludah atau menyedot air liur secara berlebihan, karena gerakan ini menciptakan tekanan yang justru melepaskan bekuan darah yang sudah terbentuk di lubang bekas gigi.
Kamu juga dilarang membilas mulut dengan keras dalam 24 jam pertama, serta menghindari merokok, minum pakai sedotan, dan mengkonsumsi makanan panas atau pedas. Semua ini berisiko merusak bekuan darah sekaligus memperlambat penyembuhan luka secara signifikan.
Sebagai gantinya, biarkan air liur tertelan, pertahankan kebersihan mulut dengan lembut setelah sehari berlalu, dan pilih makanan lunak yang suhunya ruangan atau dingin.
Kapan Harus Segera Menghubungi Dokter Gigi
Meskipun sebagian besar kasus pendarahan dapat diatasi sendiri, ada kondisi di mana kamu juga perlu segera mencari bantuan medis. Segera hubungi dokter gigi jika ada tanda seperti berikut.
Pendarahan tidak berhenti setelah menekan dengan kasa selama lebih dari 2 jam berturut-turut, darah keluar dalam jumlah besar hingga sulit menelan, atau kamu merasa pusing, lemas, dan pucat yang menandakan kehilangan darah berlebih.
Jangan ragu untuk mencari bantuan, karena penanganan dini jauh lebih mudah daripada membiarkannya berlarut-larut. Hal ini juga penting jika kamu memiliki riwayat penyakit tertentu.
Sebaiknya sampaikan kondisi ini kepada dokter gigi sebelum tindakan pencabutan dilakukan, agar dokter dapat mengambil langkah pencegahan yang sesuai.
Baca Juga : Klinik Cabut Gigi Surabaya
Atasi Masalah Gigi Sejak Dini
Pendarahan setelah cabut gigi adalah hal yang wajar terjadi dan dapat diatasi dengan langkah yang tepat. Tekan dengan kasa steril secara terus-menerus, kompres dingin dari luar, jaga posisi kepala tetap tinggi, dan hindari meludah, merokok, serta makanan panas.
Ketenangan dan kesabaran adalah kunci utama dan panik justru membuat tekanan darah naik dan memperpanjang pendarahan. Namun jika pendarahan tidak kunjung berhenti, jangan ragu untuk segera menghubungi dokter gigi.
Di Dentalogy, kamu akan diberikan panduan perawatan pasca-cabut gigi secara lengkap dan jelas. Tim dokter gigi spesialis yang siap membantu menangani segala kendala yang muncul, termasuk pendarahan yang tidak kunjung berhenti.
Butuh layanan konsultasi untuk masalah gigi kamu? Silahkan hubungi layanan Dentalogy untuk konsultasi atau penanganan lebih lanjut melalui WhatsApp berikut ini. Jangan biarkan kekhawatiran mengganggu pemulihan.
Website Dentalogy : dentalogy.id
WhatsApp : +62 821-6275-6485
Alamat : Jl. Dukuh Kupang Barat I, Dukuh Pakis, Kec. Dukuh Pakis, Surabaya, 60189


























