Di tinjau oleh :

Cabut Gigi Berlubang Apakah Sakit? Ini Yang Terjadi Sebenarnya

Table of Contents

Cabut gigi berlubang apakah sakit? Pernah menunda periksa ke dokter gigi hanya karena takut harus mencabut gigi yang berlubang?

Kamu bukan satu-satunya orang yang mengalami atau melakukan hal ini. Karena, ketakutan bahwa cabut gigi itu sangat menyakitkan merupakan salah satu alasan yang paling sering, bagi orang datang ke klinik gigi.

Padahal, giginya sudah terasa nyeri berdenyut. Bayangan suasana klinik, suara alat, dan rasa sakit yang terbayang saja sudah sering kali membuat seseorang menunda penanganan sampai kondisi semakin parah.

Tapi tahukah kamu? Sebenarnya rasa sakit yang kamu takutkan itu jauh lebih ringan dibandingkan nyeri yang sudah kamu rasakan dari gigi berlubang yang terinfeksi. Dan yang kamu rasakan hanyalah sensasi tekanan, bukan rasa sakit yang tajam.

Lalu mengapa banyak orang masih bilang cabut gigi itu sakit? Di artikel ini, kamu akan mengetahui kita apa yang sebenarnya terjadi, dan mendapatkan jawaban serta solusi yang mungkin selama ini kamu simpan. Yuk, simak penjelasan serta informasi lebih lengkapnya berikut ini!

Selama Proses Cabut Gigi

Sebenarnya, tidak ada rasa sakit yang tajam selama tindakan cabut gigi berlangsung. Hal itu dikarenakan, anestesi lokal yang diberikan dokter sebelum memulai pencabutan.

Semuanya dirancang agar kamu tetap tenang dan nyaman sepanjang prosesnya. Sebelum dimulai pun, dokter mengoleskan gel bius terlebih dahulu, rasanya hanya seperti digigit semut sebentar sangat ringan dan tidak sakit.

Dalam hitungan menit, area sekitar gigi menjadi mati rasa total, dan efeknya lebih dari cukup untuk menyelesaikan pencabutan dengan lancar. Jadi, saat gigi dicabut, kamu tetap sadar tetapi tidak merasakan nyeri yang begitu menyengat.

Namun, yang terasa hanyalah sensasi tekanan atau tarikan lembut dan bukan sakit, karena anestesi memblokir saraf nyeri saja, sementara saraf tekanan tetap bekerja.

Hal yang Terjadi Setelah Efek Bius Hilang

Ini adalah bagian yang sering disalahpahami banyak orang. Setelah tindakan selesai dan efek bius perlahan hilang dalam 1–3 jam, wajar jika muncul rasa tidak nyaman atau nyeri ringan di area bekas pencabutan.

Namun nyeri ini jauh lebih ringan dibandingkan nyeri gigi berlubang yang sudah terlanjur terinfeksi, dan bisa dikendalikan sepenuhnya dengan obat pereda nyeri yang dokter berikan. Pembengkakan ringan di area bekas cabut juga bisa terjadi dalam 24-48 jam pertama, lalu perlahan mereda.

Ini adalah respon alami tubuh dan bukan tanda ada masalah. Namun, yang terpenting adalah rasa sakit yang selama ini kamu derita dari gigi berlubang itu hilang begitu giginya dicabut.

Itulah kelegaan yang paling besar dirasakan sebagian besar pasien. Dengan perawatan yang tepat, lubang bekas gigi akan menutup sendiri dalam waktu beberapa minggu dan kamu bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.

Penyebab Takut Cabut Gigi

Ketakutan ini biasanya berakar dari pengalaman lama atau cerita yang tidak akurat, bukan dari kenyataan saat ini. Cerita-cerita inilah yang kemudian diwariskan dan membuat banyak orang merasa takut sebelum bahkan mencobanya sendiri.

Selain itu, banyak orang tidak bisa membedakan antara sensasi tekanan dan rasa sakit selama prosedur berlangsung. Saat dokter menggoyangkan gigi, kamu memang merasakan dorongan dan tarikan tapi itu bukan rasa sakit.

Ada beberapa alasan kenapa ketakutan ini begitu melekat, padahal faktanya tidak demikian. Dan ini penjelasan lebih lengkapnya!

1. Pengalaman di Masa Lalu

Dulu, teknik anestesi dan peralatan kedokteran gigi belum secanggih sekarang. Namun zaman sekarang sudah berubah, teknologi dan metode saat ini jauh lebih aman, modern, dan nyaman.

Dokter gigi saat ini juga dilatih khusus untuk menangani pasien dengan lembut, sehingga setiap langkah tindakan dilakukan dengan hati-hati dan penuh perhatian. Bius yang digunakan kini jauh lebih efektif dan bekerja dengan sangat cepat.

Sehingga kamu tidak perlu menahan rasa sakit sedikit pun selama proses berlangsung. Pengalaman yang tidak menyenangkan di masa lalu bukanlah jaminan hal yang sama akan terulang kembali saat ini.

2. Membedakan Tekanan dan Rasa Sakit

Saat dokter mencabut gigi, kamu tetap merasakan tekanan dan gerakan. Banyak orang tidak terbiasa dengan sensasi ini di dalam mulut, sehingga otak menerjemahkannya sebagai rasa sakit padahal sebenarnya bukan. Ini adalah kesalahpahaman yang sangat umum terjadi.

Saraf tekanan dan saraf nyeri bekerja melalui jalur yang berbeda, sehingga bius hanya memblokir rasa sakit tanpa menghilangkan sensasi tekanan tersebut. Dokter yang baik akan selalu memberi tahu kamu kapan akan ada tekanan atau tarikan, sehingga kamu sudah siap dan tidak terkejut saat merasakannya.

Sensasi yang kamu rasakan itu hanya seperti ditekan sedikit lebih kuat tidak ada rasa tajam yang menyengat sama sekali. Semakin kamu paham apa yang sedang terjadi, semakin tenang kamu menerima sensasi tersebut tanpa panik.

3. Kecemasan yang Berlebihan

Semakin kamu takut, semakin peka tubuh terhadap rasa tidak nyaman. Kecemasan membuat otak melebih-lebihkan setiap sensasi yang terjadi di mulut. Inilah alasan, dokter gigi yang ramah, komunikatif, dan sabar sangat membantu menenangkan pasien sebelum tindakan dimulai.

Saat kamu merasa tenang dan percaya pada tim medis, otot-otot tubuh juga ikut rileks sehingga proses pencabutan berjalan lebih lancar dan nyaman. Pendekatan yang penuh empati ini membuat pengalaman cabut gigi jauh lebih tenang dari yang kamu bayangkan.

Ketika cemas, tubuh melepaskan hormon stres yang membuat otot rahang menegang dan secara nyata meningkatkan persepsi rasa sakit, meskipun stimulusnya sama persis. Inilah sebabnya menenangkan pikiran adalah langkah pertama yang paling efektif untuk membuat tindakan terasa lebih ringan.

Baca Juga : Pasang Behel Estetik Surabaya

Solusi Atasi Cabut Gigi

Cabut gigi berlubang tidak menyakitkan selama tindakan berlangsung, karena adanya anestesi lokal yang efektif. Rasa sakit yang mungkin muncul setelahnya adalah nyeri ringan yang bisa dikontrol dengan obat.

Adapaun untuk ketakutan yang kamu rasakan saat ini sebenarnya jauh lebih besar daripada rasa sakit yang akan kamu alami. Jadi, jangan biarkan rasa takut menahan kamu dari senyum yang sehat dan nyaman.

Di Dentalogy, klinik dokter gigi spesialis Surabaya, rasa takut kamu akan cabut gigi dapat diatasi sepenuhnya. Tim dokter gigi Dentalogy yang berpengalaman akan menjelaskan setiap langkahnya, bekerja dengan lembut dan teliti, serta memastikan kamu merasa tenang sepanjang proses berlangsung.

Selain itu, Dokter Dentalogy juga menyediakan layanan pencabutan gigi yang aman, steril, dan nyaman dengan teknologi terkini di dua lokasi strategis Surabaya Barat. Masih ragu atau ingin berkonsultasi lebih dulu?

Jangan tunda lebih lama, semakin cepat ditangani, semakin mudah dan cepat pemulihannya. Hubungi layanan Dentalogy melalui WhatsApp untuk konsultasi maupun membuat janji temu, dan berikan perawatan terbaik untuk senyum kamu bersama Dentalogy!

Website Dentalogy : dentalogy.id

WhatsApp : +62 821-6275-6485

Alamat : Jl. Dukuh Kupang Barat I, Dukuh Pakis, Kec. Dukuh Pakis, Surabaya, 60189