Lagi enak-enaknya menikmati makanan kesukaan, tiba-tiba rasa nyeri menusuk datang dari bagian gigi yang sudah lama terasa tidak nyaman. Bukan hanya itu, kamu mulai melihat bagian gigi tampak berlubang besar bahkan berwarna kehitaman, bahkan terkadang muncul bau tidak sedap dari dalam mulut.
Jangan dibiarkan! Kondisi seperti itu adalah tanda bahwa kamu sedang mengalami gigi keropos yang sudah rusak parah. Kok bisa?
Gigi keropos pada dasarnya adalah kerusakan pada lapisan enamel akibat pengikisan oleh zat asam, yang bisa berasal dari makanan, minuman, atau bahkan kondisi kesehatan seperti GERD dan diabetes yang menyebabkan mulut kering. Ketika dibiarkan, kerusakan justru akan terus menjalar ke lapisan dentin hingga mencapai pulpa atau jaringan saraf di dalam gigi.
Akibatnya, gigi menjadi sangat sensitif, mudah patah, dan berisiko mengalami infeksi yang dapat menyebar ke jaringan sekitarnya. Di artikel ini, kamu akan mengetahui secara detail terkait cara mengatasi gigi keropos, mulai dari gejala, penyebab, serta langkah-langkah penanganan yang bisa kamu lakukan. Lebih lengkapnya baca di bawah ini!
Gejala Gigi Keropos Sudah Parah
Kamu pasti langsung bisa merasakan adanya perubahan yang jelas pada gigi, ketika kondisi sudah memasuki tahap keropos yang parah. Permukaan gigi tidak hanya terlihat berlubang besar, namun juga sering berubah warna menjadi kehitaman atau kecoklatan yang sangat mencolok.
Beberapa bagian bahkan tampak mengecil atau menjadi lebih pendek karena struktur giginya sudah mulai hancur. Tidak jarang, bagian tepi gigi muncul retakan halus atau bahkan patah, ketika kamu mengunyah makanan.
Kondisi ini terjadi karena kerusakan telah melewati lapisan enamel dan dentin, hingga mencapai bagian dalam gigi yang lebih lemah. Rasa tidak nyaman yang kamu alami juga akan semakin intens dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Gigi menjadi sangat sensitif terhadap makanan atau minuman dengan suhu dingin maupun panas, bahkan terhadap rasa asam atau manis sekalipun.
Nyeri yang muncul tidak hanya bersifat sementara, melainkan bisa datang dengan sensasi menusuk yang tajam, terutama ketika kamu sedang mengunyah atau hanya menyentuh bagian gigi yang rusak. Selain masalah fisik pada gigi itu sendiri, kamu juga mungkin menghadapi keluhan lain yang tidak kalah mengganggu.
Bau mulut yang terus muncul menjadi salah satu tanda bahwa gigi keropos sudah sangat parah, disebabkan oleh bakteri yang berkembang biak di dalam lubang gigi yang terinfeksi. Kadang-kadang, gigi yang rusak juga membuat kamu kesulitan untuk mengunyah makanan dengan benar, sehingga berpengaruh pada pola makan dan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
Cara Mengatasi Gigi Keropos
Ketika gigi keropos sudah mencapai tahap yang cukup serius, jangan langsung khawatir bahwa gigi harus dicabut. Saat ini ada berbagai pilihan perawatan profesional yang bisa menyelamatkan gigi atau menggantinya dengan hasil yang sama baiknya.
Mulai dari menangani kerusakan di bagian dalam gigi hingga pemasangan gigi tiruan. Lakukan pemeriksaan di Dokter gigi, agar kamu bisa mengetahui tingkat keparahan dari gigi yang keropos. Apakah memang perlu dicabut atau ada pilihan lainnya. Misalnya beberapa cara berikut ini!
1. Perawatan Saluran Akar

Jika kerusakan gigi keropos sudah mengenai bagian tengah gigi yang mengandung pulpa atau saraf. Kondisi ini biasanya menyebabkan nyeri hebat dan risiko infeksi yang bisa menyebar ke jaringan sekitar gigi.
Prosedur perawatan saluran akar ini bertujuan untuk menyelamatkan gigi yang masih bisa diselamatkan, sehingga kamu tidak perlu kehilangan gigi alami lebih banyak lagi. Jaringan pulpa yang terinfeksi atau rusak akan diambil, kemudian seluruh saluran akar akan dibersihkan hingga tuntas.
Setelah pembersihan selesai, saluran akar akan diisi dengan bahan khusus yang aman dan tahan lama. Kemudian, gigi akan ditutup dengan tambalan sementara untuk melindunginya.
Pada kunjungan berikutnya, kamu baru akan mendapatkan tambalan permanen atau bahkan pemasangan crown gigi jika struktur gigi memang sudah terlalu lemah. Maka dari itu, jangan tunda untuk melakukan pemeriksaan gigi ya, agar penangangan bisa dilakukan sedini mungkin.
2. Pemasangan Crown Gigi

Selanjutnya, untuk pemasangan crown gigi atau mahkota gigi jika gigi keropos kamu sudah memiliki lubang yang sangat besar atau sebagian struktur giginya sudah hilang. Crown gigi ini fungsinya untuk melindungi seluruh bagian gigi yang muncul di atas gusi, sehingga bisa mengembalikan bentuk, ukuran, dan fungsi gigi dengan baik.
Selain itu, crown juga bisa memperbaiki penampilan gigi yang patah atau berwarna tidak menarik. Proses pemasangan crown gigi biasanya memerlukan dua kali kunjungan ke dokter gigi.
Pada kunjungan pertama, dokter akan mempersiapkan gigi dengan cara mengikis sebagian permukaan gigi agar pas dengan ukuran crown. Kemudian akan diambil cetakan gigi untuk membuat crown yang sesuai dengan bentuk dan warna gigi alami.
Selama menunggu crown jadi, kamu akan diberikan crown sementara untuk melindungi gigi. Pada kunjungan kedua, baru crown permanen akan dipasang agar menempel kuat dan nyaman.
3. Tambal Gigi

Sementara itu, tambal gigi adalah cara paling umum yang mungkin sudah sering kamu dengar untuk mengatasi gigi keropos yang belum terlalu parah. Prosedur ini dilakukan dengan cara menutupi lubang pada gigi menggunakan bahan khusus, sehingga bisa mencegah kerusakan semakin parah dan mengembalikan fungsi mengunyah.
Tambal gigi juga bisa memperbaiki penampilan gigi yang memiliki noda atau lubang kecil yang terlihat tidak menarik. Adapun proses tambal gigi cukup cepat dan biasanya bisa selesai dalam satu kali kunjungan.
4. Implan Gigi

Implan gigi bukan hanya berfungsi untuk menggantikan bagian atas gigi, namun juga menggantikan akar gigi yang hilang, sehingga hasilnya lebih stabil dan mirip dengan gigi alami. Prosedur ini sangat cocok untuk kamu yang ingin memiliki gigi tiruan yang kuat dan awet.
Setelah implan dipasang, kamu juga perlu waktu untuk pemulihan supaya tulang bisa tumbuh dan menempel erat dengan implan. Baru, setelah tulang sudah sembuh dan implan sudah stabil, dokter akan memasang bagian penghubung yang disebut abutment di atas implan.
Selanjutnya, mahkota gigi tiruan akan dipasang di atas abutment. Mahkota gigi tiruan dibuat sesuai dengan bentuk dan warna gigi alami kamu, sehingga hasilnya terlihat sangat natural. Implan gigi bisa bertahan seumur hidup jika kamu merawatnya dengan baik, seperti menjaga kebersihan gigi dan rutin mengunjungi dokter gigi.
BACA JUGA : Penyebab Gigi Patah Setengah
Layanan Perawatan Gigi Terbaik
Memilih tempat yang tepat untuk merawat kesehatan gigi kamu akan membantu mengatasi masalah gigi dengan tepat. Di Dental Clinic Surabaya, kamu bisa mendapatkan solusi lengkap untuk semua kebutuhan kesehatan gigi, mulai dari perawatan dasar hingga prosedur khusus yang membutuhkan keahlian dokter spesialis.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan konsultasi gratis secara menyeluruh, lengkap dengan analisis kondisi gigi dan beberapa alternatif rencana perawatan yang bisa kamu pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Masih merasa khawatir dengan kondisi gigi keropos yang kamu alami? Atau mungkin, kamu ingin melakukan pemeriksaan rutin untuk menjaga kesehatan gigi sebelum masalah muncul?
Jangan tunggu sampai kondisi semakin parah, segera kunjungi Dental Clinic Surabaya untuk mendapatkan perawatan gigi terbaik yang sesuai dengan kebutuhanmu. Ingin mengetahui kondisi gigi keropos kamu sudah parah atau belum? Daftarkan diri untuk konsultasi Dental Clinic Surabaya. Informasi kontak, layanan, dan website resminya ada di bawah ini!
Website Resmi : dentalogy.id


























