Di tinjau oleh :

Cabut Gigi Geraham Atas yang Sudah Hancur, Begini Perawatannya

Table of Contents

Cabut Gigi geraham atas yang sudah hancur apakah perlu? Masih bisa diselamatkan atau memang harus dicabut? 

Pada saat gigi sudah berlubang besar bahkan tinggal akar saja di dalam gusi, maka mencabutnya menjadi langkah terbaik untuk menghentikan rasa sakit dan mencegah infeksi menyebar.  

Untuk kondisi gigi geraham atas, biasanya lebih mudah dijangkau dan dicabut. Namun, jika gigi sudah hancur sampai tinggal pecahan, dokter perlu menggunakan teknik khusus agar tidak meninggalkan sisa akar di dalam gusi. 

Inilah kenapa mencabut gigi yang sudah rusak parah sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi dengan peralatan lengkap. Artikel ini akan menjelaskan kapan gigi geraham atas harus dicabut, bagaimana prosesnya berjalan, serta hal-hal penting yang wajib kamu ketahui dan lakukan setelah tindakan selesai!

Pencabutan Gigi Geraham Atas

Tidak semua kondisi gigi yang memiliki lubang besar itu harus langsung dicabut. Dokter gigi akan berusaha menyelamatkannya selama akar masih kuat dan jaringan di sekitarnya juga masih sehat. 

Namun, ada juga kondisi di mana pencabutan gigi menjadi satu-satunya jalan yang paling tepat. Pertama, jika lubang sudah sangat besar sehingga dinding gigi tinggal sedikit dan tidak cukup kuat untuk menambal atau dipasang mahkota gigi. 

Kedua, jika gigi sudah patah sampai ke bawah garis gusi sehingga tidak bisa lagi diperbaiki. Ketiga, jika terjadi infeksi akar berulang yang tidak membaik meskipun sudah dirawat saluran akarnya. Keempat, jika gigi goyang parah karena gusi turun dan tulang penyangganya sudah rusak.

Gigi yang hancur juga bisa melukai lidah dan pipi bagian dalam saat mengunyah. Mencabut gigi yang sudah tidak bisa diselamatkan adalah langkah bijak untuk melindungi kesehatan mulut jangka panjang.

Cabut Gigi Geraham Atas yang Sudah Hancur

Saat gigi geraham atas sudah hancur sampai tinggal akar, dokter biasanya tidak bisa mencabutnya dengan cara biasa. Dokter akan membuka sedikit gusi yang menutupi akar, lalu melepaskan akar dengan hati-hati dari tulang penyangganya. 

Terkadang, akar gigi atas terbagi dua atau tiga cabang, sehingga dokter memisahkannya terlebih dahulu sebelum mengangkatnya satu per satu. Hal ini dilakukan supaya tidak ada bagian yang tertinggal di dalam gusi.

Selama proses berlangsung, kamu tidak akan merasakan sakit karena area tersebut sudah dibius sempurna. Kamu hanya akan merasakan tekanan atau gerakan lembut, bukan rasa nyeri tajam. Setelah gigi terangkat, dokter akan membersihkan lubang bekas gigi dari sisa karang atau jaringan yang terinfeksi. 

Wajib Dilakukan Setelah Cabut Gigi

Setelah gigi geraham atas kamu berhasil dicabut, langkah perawatan di rumah justru jangan diabaikan. Lubang bekas gigi yang baru terbentuk masih sangat rentan, sehingga cara merawatnya menentukan apakah kamu bisa pulih dengan tenang atau justru mengalami komplikasi.

Banyak hal yang tampak sepele, seperti meludah, makan makanan tertentu, atau cara menyikat gigi yang ternyata berpengaruh pada proses pemulihan. Mengikuti cara sederhana berikut bisa membantu luka menutup rapat, mencegah infeksi, dan membuat kamu kembali beraktivitas tanpa gangguan!

1. Menjaga Gumpalan Darah Tetap Aman

Begitu gigi terangkat, darah akan mengisi ruang kosong dan membentuk gumpalan pelindung yang menutup lubang bekas gigi. Lapisan ini berfungsi sebagai alas tempat jaringan baru tumbuh, sehingga sangat penting untuk dibiarkan tetap menempel. 

Jika gumpalan lepas atau hancur, tulang dan saraf di dalam lubang akan terbuka langsung. Juga hindari mengunyah di sisi yang baru dicabut atau menaruh lidah di atas lubang, karena gesekan pun bisa melonggarkan pelindung tersebut sebelum waktunya. 

Jangan pernah menyentuh lubang dengan jari atau benda apapun agar tidak membawa kuman dan tidak mengganggu proses pembekuan darah. Jika darah masih keluar cukup banyak setelah waktu tersebut, ganti dengan kasa bersih dan gigit lagi dengan tekanan yang merata dan stabil.

2. Meredakan Bengkak dan Nyeri

Pada hari pertama, tempelkan kompres dingin di pipi bagian luar selama, lalu beri jeda singkat sebelum mengulanginya kembali. Mulai hari ketiga, ganti dengan kompres hangat untuk melancarkan aliran darah dan membantu menyusutkan bengkak lebih cepat. 

Jangan menempelkan es atau kompres langsung ke kulit tanpa pembalut, dan jangan menekan area yang bengkak dengan kuat agar tidak menambah rasa sakit.  Minum obat pereda nyeri dan antibiotik sesuai petunjuk dokter. 

Pilihlah makanan yang lunak dan suam-suam kuku seperti bubur, sup, atau puding, serta kunyah di sisi mulut yang tidak dicabut giginya. Hindari makanan keras, terlalu panas, pedas, atau berbiji halus yang bisa mudah masuk ke lubang bekas cabut dan sulit dibersihkan.

3. Menjaga Kebersihan Mulut 

Hari pertama cukup berkumur dengan air bersih pelan-pelan setiap kali selesai makan. Mulai hari kedua, campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat lalu gunakan untuk berkumur dengan sangat lembut. 

Air garam bersifat antiseptik alami yang bisa membantu membersihkan sisa makanan sekaligus mempercepat penutupan gusi tanpa mengganggu jaringan yang sedang tumbuh. Pastikan air yang digunakan tidak terlalu panas agar tidak melukai area yang masih sensitif. 

Sikat gigi seperti biasa di seluruh area mulut, tetapi hindari menyikat langsung di atas lubang bekas cabut selama 3-5 hari pertama. Setelah masa tersebut, kamu bisa mulai menyikat area itu dengan sangat lembut menggunakan sikat gigi berbulu halus.

Baca Juga : Spesialis Bedah Mulut Terbaik di Surabaya

Kesehatan Mulut Setelah Gigi Dicabut

Gigi geraham atas yang hancur sudah dicabut, tugas kamu belum selesai. Lubang bekas cabut akan tertutup daging baru dalam beberapa minggu, tetapi tulang di bawahnya butuh waktu berbulan-bulan untuk pulih sepenuhnya. 

Selama masa ini, penting untuk kamu bisa menjaga kebersihan mulut dan tidak menunda mengganti gigi yang hilang. Jika dibiarkan kosong terlalu lama, gigi sebelahnya akan miring ke ruang kosong dan mengganggu susunan gigi lainnya.

Ada beberapa cara untuk mengganti gigi yang hilang, mulai dari gigi palsu lepasan, jembatan gigi, hingga implan gigi yang paling kuat dan tahan lama. Dokter gigi akan membantu menentukan mana yang paling cocok dengan kondisi mulut dan kebutuhanmu. 

Jika kamu memiliki gigi geraham atas yang sudah berlubang besar, patah, atau sering sakit, jangan ditunda hingga sakitnya tak tertahankan lagi. Klinik Dokter Gigi Spesialis Surabaya, Dentalogy siap membantu memeriksa dan menentukan langkah terbaik, apakah masih bisa diselamatkan atau perlu dicabut dengan aman. 

Dengan tim dokter umum maupun spesialis bedah mulut yang berpengalaman serta peralatan lengkap untuk menangani pencabutan gigi yang sulit sekalipun. Konsultasi dan pemeriksaan dapat diatur dengan mudah melalui kontak dan informasi di bawah ini! 

Website Dentalogy : dentalogy.id

WhatsApp : +62 821-6275-6485

Alamat Klinik : Jl. Dukuh Kupang Barat I, Dukuh Pakis, Kec. Dukuh Pakis, Surabaya, 60189