Di tinjau oleh :

Sisa Akar Gigi Geraham Sakit dan Bengkak? Kenali Tanda Infeksi Ini

Table of Contents

Sisa akar gigi geraham sakit dan bengkak bisa membuat kamu tidak nyaman serta menghambat aktivitas sehari-hari. Pernahkah kamu merasakan rasa nyeri yang tajam atau gusi bengkak di bagian belakang mulut?

Kemungkinan besar itu disebabkan oleh sisa akar gigi geraham kamu yang tertanam di dalam gusi dan tulang rahang. Awalnya kamu mungkin hanya merasakan sensasi ngilu sesekali, namun lama-kelamaan berubah menjadi rasa nyeri hebat yang disertai pembengkakan. Kondisi ini terjadi jika sudah sisa akar gigi tadi menjadi sarang bakteri.

Sisa akar itu akan menjadi tempat yang ideal sisa makanan, plak, dan bakteri. Apalagi saat daya tahan tubuh menurun, kuman dapat berkembang biak cepat, memicu peradangan hebat yang berujung nyeri hebat hingga bengkak di rahang dan pipi.

Sisa Akar Gigi Geraham Sakit

Sisa akar gigi geraham ini adalah dampak lanjutan dari kerusakan gigi yang sudah berlangsung lama dan dibiarkan tanpa penanganan lebih lanjut.

Penyebab paling utamanya yaitu gigi berlubang parah yang dibiarkan terus melebar hingga merusak seluruh bagian atas gigi, menyisakan hanya akar yang tertanam di dalam tulang.

Selain itu, kondisi itu juga bisa terjadi akibat gigi kamu yang patah karena benturan keras, atau sisa potongan akar gigi yang tidak terambil sempurna saat proses pencabutan gigi sebelumnya.

Permukaan kasar sisa akar terus menggesek gusi, menimbulkan luka yang sulit sembuh. Celah di sekitarnya pun sulit dibersihkan, sehingga bakteri berkembang biak dan perlahan merusak saraf serta jaringan penyangga di sekitarnya.

Tanda Infeksi Sisa Akar Gigi Geraham

Awalnya mungkin hanya terasa tidak nyaman sesekali yang kamu rasakan, namun jika terus dibiarkan, kondisi ini justru akan berkembang menjadi peradangan yang meluas dan menimbulkan berbagai gangguan lain di dalam rongga mulut.

Oleh karena itu, sangat penting untuk kamu mulai mengenali setiap perubahan yang terjadi sejak dini. Berikut adalah ciri-ciri tanda infeksi sisa akar gigi geraham!

1. Nyeri Berdenyut Hilang-Timbul

Awalnya hanya rasa ngilu yang ringan, namun lama-kelamaan menjadi nyeri berdenyut hebat yang bisa terasa hingga ke kepala, telinga, dan leher. Rasa sakit seperti ini biasanya semakin parah saat malam hari atau saat posisi kepala lebih rendah, karena tekanan aliran darah di dalam akar yang meradang meningkat.

Dengan minum obat pereda nyeri hanya meredakan rasa sakit sesaat, namun sakitnya akan kembali muncul begitu efek obat habis. Ini menandakan infeksi sudah mencapai bagian dalam akar yang berisi pembuluh darah dan saraf gigi.

Bahkan rasa nyerinya sering tidak dipicu oleh makanan panas, dingin, atau manis seperti sakit gigi biasa. Tekanan yang terus menumpuk di dalam rongga akar itu membuat rasa tidak nyaman terasa berdenyut terus-menerus sepanjang hari.

2. Gusi Bengkak Hingga Bernanah

Ini adalah tanda paling jelas bahwa bakteri sudah menyebar dari dalam akar ke jaringan sekitarnya. Area di atas sisa akar akan tampak menonjol, berwarna merah terang atau keunguan, dan terasa sangat nyeri jika disentuh.

Pembengkakan ini bisa meluas hingga membuat pipi ikut bengkak dan wajah terlihat tidak simetris. Kondisi ini juga sering membuat gusi terasa hangat atau panas akibat reaksi peradangan yang sedang berlangsung hebat. Bahkan saat sedang tidak mengunyah pun, rasa nyeri dan berdenyut itu masih terasa terus-menerus.

3. Bau dan Rasa Tidak Sedap

Dengan adanya penumpukan sisa makanan dan bakteri yang terperangkap di tempat yang sulit dijangkau oleh sikat gigi, maka akan timbul bau mulut yang terus-menerus meskipun kamu sudah rajin membersihkan gigi dan mulut.

Selain itu, kamu juga sering merasakan rasa pahit atau asam yang tidak wajar di bagian belakang mulut. Ini berasal dari racun yang dihasilkan oleh bakteri dan cairan infeksi yang perlahan merembes keluar dari sekitar sisa akar gigi tersebut.

Kondisi ini tidak akan bisa hilang sepenuhnya hanya dengan berkumur biasa. Lama-lama, bakteri yang sama juga dapat menyebar serta memicu kerusakan pada gigi sehat yang letaknya berdekatan.

4. Demam dan Sulit Membuka Mulut

Apabila infeksi sudah cukup parah dan mulai menyebar ke jaringan yang lebih dalam, tubuh biasanya akan meresponnya dengan demam ringan hingga sedang sebagai tanda perlawanan alami.

Kamu juga bisa merasakan otot rahang terasa kaku, sehingga sulit untuk membuka mulut lebar-lebar untuk makan atau berbicara nyaman. Kelenjar getah bening di bawah rahang pun biasanya ikut membengkak dan terasa nyeri saat diraba, menandakan infeksi sudah tersebar ke sistem pertahanan tubuh.

Tubuh terasa lebih lemah dan cepat lelah, padahal kamu tidak sedang beraktivitas yang melelahkan. Bahkan saat menelan ludah pun bisa terasa perih, karena peradangan mulai menjangkau jaringan di sekitar pangkal tenggorokan.

Bahaya Membiarkan Infeksi Sisa Akar

Jangan pernah meremehkan masalah sisa akar gigi geraham kamu. Sebab kondisi ini bisa menjadi potensi infeksi kronis jika diabaikan dan dibiarkan terlalu lama.

Bakteri secara perlahan akan menggerogoti tulang rahang tempat akar itu tertanam, sehingga menyulitkan penanganan di masa mendatang dan bisa menyebabkan kerusakan permanen pada struktur mulut kamu.

Hal lain yang lebih berbahaya lagi adalah, bakteri bisa masuk ke dalam aliran darah dan menyebar ke organ tubuh lain seperti jantung, paru-paru, atau ginjal, serta memperburuk kondisi penyakit lain seperti diabetes.

Bisa juga terbentuk kantong kista atau benjolan jaringan di dalam tulang rahang yang perlahan membesar dan merusak gigi sehat di sekitarnya. Semakin lama dibiarkan, tindakan yang dibutuhkan nanti akan semakin rumit, mahal, dan risikonya pun makin tinggi.

BACA JUGA : Efek Samping Cabut Gigi

Cabut Gigi Terbaik di Surabaya

Dengan memahami serta mengetahui tanda infeksi pada sisa akar gigi geraham sudah menjadi langkah awal yang bagus agar kamu tidak menyepelekan kondisi yang sebenarnya bisa berisiko serius.

Nyeri, bengkak, hingga nanah bukan sekadar gangguan biasa, melainkan tanda bakteri sudah merusak jaringan lunak bahkan tulang penyangga. Obat hanya meredakan gejala sementara. Dentalogy, dapat membantu kamu untuk mengatasi berbagai masalah dan kondisi gigi.

Di Dentalogy, Dental Clinic Surabaya kamu akan ditangani langsung oleh dokter spesialis bedah mulut yang berpengalaman, didukung foto rontgen dan penggunaan alat modern lainnya.

Proses pencabutan sisa akar dilakukan sangat presisi, minim luka, perdarahan sedikit, dan pastinya aman. Tim Dokter akan memastikan tidak ada sisa akar tertinggal sekecil apapun, sekaligus membersihkan seluruh jaringan yang terinfeksi supaya tidak menimbulkan masalah berulang di masa depan.

Jangan biarkan infeksi menggerogoti kesehatan mulut dan menyebar ke organ tubuh lain yang lebih berbahaya. Dapatkan penanganan aman, cepat pulih, dan hasil terjamin di Dentalogy.

Mulai konsultasikan kesehatan gigi dan mulut kamu bersama ahlinya!

Website Dentalogy : dentalogy.id

WhatsApp : +62 821-6275-6485

Alamat: Jl. Dukuh Kupang Barat I, Dukuh Pakis, Kec. Dukuh Pakis, Surabaya, 60189