Di tinjau oleh :

Berapa Lama Tambal Gigi Estetik Bertahan? Simak Penjelasan Ini

Berapa Lama Tambal Gigi Estetik Bertahan

Table of Contents

Berapa lama tambal gigi estetik bertahan? Ini buat kamu yang kalau foto harus nahan senyum, atau karena punya gigi yang menguning dan terlihat jelas. Salah satu solusinya yaitu, dengan melakukan tambal gigi estetik.

Tambal gigi estetik akan memperbaiki gigi kamu yang rusak sekaligus, sehingga kamu bisa lebih percaya diri saat tersenyum maupun saat berinteraksi dengan orang-orang. Perlu kamu ketahui, bajwa tambal gigi estetik bukan sekadar soal mengubah tampilan gigi.

Prosedur ini juga dapat membantu mengembalikan fungsi kunyah gigi kamu lebih optimal dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Dengan material yang digunakan, hasil hasil tambalannya pun semakin bisa menyatu sempurna dengan warna dan bentuk gigi asli kamu.

Namun tahukah kamu, berapa lama tambal gigi estetik bertahan? Sebab, kebanyakan orang mungkin akan berpikir ulang antara biaya yang dikeluarkan jika tidak sebanding dengan umur panjang tambalan, atau khawatir jika nantinya harus sering mengganti tambalan karena cepat rusak.

Faktanya, ketahanan tambal gigi estetik tergantung pada beberapa faktor penting, mulai dari jenis material yang digunakan, teknik pemasangan dokter gigi, hingga cara kamu merawatnya sehari-hari. Di artikel ini, kamu akan mengetahui semua hal itu lengkap di sini.

Lama Tambal Gigi Estetik Bertahan

Tahukah kamu berapa lama tambal gigi estetik bertahan? Tambal gigi estetik bisa punya rentang ketahanan yang berbeda-beda, dari lima tahun hingga lebih, dan semua tergantung pada jenis material yang kamu pilih serta bagaimana cara merawatnya.

Kamu pasti ingin hasil tambalan tidak hanya bagus tapi juga tahan lama, jadi sangat penting untuk tahu perbedaan ketahanan setiap materialnya. Jika kamu butuh solusi yang lebih awet untuk gigi yang rusak cukup banyak, tambal gigi estetik dari porselen dalam bentuk inlay atau onlay adalah pilihan tepat.

Tambalan tersebut bisa bertahan antara 10 hingga 20 tahun karena materialnya sangat kuat dan tidak mudah berubah warna. Pada intinya, tidak peduli jenis material apa yang kamu pilih, menjaga kebersihan mulut dan menghindari kebiasaan menggigit benda keras akan membuat tambalan kamu jauh lebih awet.

Perawatan Tambal Gigi Estetik Agar Awet

Kamu sudah merogoh biaya untuk mendapatkan tambal gigi estetik yang bagus dan sesuai dengan harapan? Tentu saja kamu ingin hasilnya bisa bertahan sekian lama agar nilai uang yang dikeluarkan terbayar dengan hasil baik, sesuai harapan.

Perawatan setelah penambalan jadi kunci utama supaya tambalan tidak cepat rusak, berubah warna, atau bahkan terlepas. Berikut ini ada hal-hal penting yang bisa kamu terapkan sehari-hari untuk menjaga tambal gigi estetik tetap awet dan tetap bagus!

1. Sikat Gigi dengan Benar

Kebersihan gigi dan mulut adalah dasar dari kesehatan gigi, termasuk untuk menjaga tambal gigi estetik kamu. Jangan anggap remeh cara menyikat gigi, sebab cara yang salah pun bisa membuat tambalan cepat merusak permukaannya.

Pasta gigi juga perlu kamu pilih dengan cermat. Hindari pasta gigi dengan butiran kasar karena bisa membuat permukaan tambalan kusam atau bergores. Sebaiknya pilih pasta yang mengandung fluoride, untuk membantu memperkuat enamel gigi dan mencegah karies sekunder di sekitar tambalan. Kamu juga bisa minta rekomendasi pasta gigi yang tepat sesuai jenis tambalanmu kepada dokter gigi.

2. Bersihkan Sela-Sela Gigi

Sikat gigi saja tidak cukup untuk membersihkan semua bagian gigi, terutama sela-sela antar gigi dan area di bawah garis gusi yang sulit dijangkau. Sisa makanan dan plak yang menumpuk di area tersebut bisa menyebabkan masalah gusi, karies sekunder, atau bahkan membuat tambalan menjadi longgar seiring waktu.

Oleh karena itu, gunakan benang gigi setiap hari untuk membersihkan sela-sela gigi dengan hati-hati. Pada saat menggunakan benang gigi di sekitar tambalan, lakukan dengan gerakan lembut supaya tidak merusak tepi tambalan atau menyakitkan gusi.

Gunakan obat kumur berantiseptik setelah menyikat dan menggunakan benang gigi untuk membunuh bakteri penyebab masalah gigi dan mulut. Jangan berkumur terlalu lama atau kuat agar tambalan tetap stabil, dan pilih yang tidak mengandung alkohol tinggi agar gusi tidak kering atau teriritasi.

3. Makanan yang Merusak Tambalan

Makanan dan minuman yang kamu konsumsi sehari-hari ternyata punya dampak yang cukup besar pada umur panjang tambal gigi estetik. Beberapa jenis makanan dan minuman bisa membuat tambalan berubah warna, cepat rusak, atau bahkan retak.

Mulailah dengan menghindari makanan yang terlalu keras, atau permen keras yang harus digigit dengan kuat. Tekanan yang terlalu besar bisa membuat tambalan resin komposit retak atau tambalan porselen pecah.

Waspadai minuman berwarna karena zat warnanya dapat meresap ke pori-pori tambalan resin komposit, sehingga memicu perubahan warna menjadi kuning atau kecokelatan.

Meskipun tambalan porselen lebih tahan noda, perekatnya bisa tetap terkena noda yang membuat tepinya terlihat gelap. Gunakan sedotan saat meminumnya untuk meminimalkan kontak dengan tambalan, lalu segera berkumur dengan air bersih.

4. Kebiasaan Buruk yang Merusak Tambalan

Beberapa kebiasaan sehari-hari yang mungkin kamu lakukan tanpa sadar ini bisa merusak tambal gigi estetik secara signifikan. Kebiasaan berbahaya seperti menggunakan gigi untuk membuka tutup botol atau menggigit benda keras (pensil, kuku, gelang) dapat merusak gigi secara permanen.

Tekanan yang terus-menerus pada gigi dan tambalan bisa membuat tambalan aus cepat, retak, atau bahkan membuat gigi asli menjadi goyang. Jika kamu memiliki kebiasaan ini dan sulit menghentikannya sendiri, segera konsultasikan dengan dokter gigi.

5. Pemeriksaan dan Perawatan Rutin

Meskipun kamu sudah merawat tambal gigi estetik dengan baik di rumah, pemeriksaan rutin ke dokter gigi tetap sangat penting. Dokter gigi bisa memeriksa kondisi tambalan secara menyeluruh, melihat apakah ada tanda-tanda kerusakan, kebocoran, atau perubahan warna yang tidak terlihat oleh mata kamu.

Pemeriksaan rutin juga bisa membantu mendeteksi masalah gigi lainnya seperti karies sekunder atau masalah gusi sedini mungkin sebelum menjadi masalah yang lebih besar. Sebaiknya kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk pemeriksaan dan membersihkan karang gigi.

Membersihkan karang gigi secara profesional sangat penting karena karang gigi tidak bisa dihilangkan hanya dengan menyikat gigi atau menggunakan benang gigi. Karang gigi yang menumpuk bisa menyebabkan masalah gusi, gigi menjadi goyang, dan juga bisa membuat tambalan menjadi tidak stabil.

BACA JUGA : Cara Merawat Gigi Agar Awet

Solusi untuk Semua Masalah Gigi

Tambal gigi estetik memang bisa bertahan lama jika dirawat dengan benar, tapi masalah gigi tidak hanya sebatas berlubang saja. Mulai dari gigi sensitif, karang gigi, gigi retak, hingga kehilangan gigi bisa mengganggu kesehatan dan penampilan senyummu.

Hampir semua masalah gigi punya solusi efektif, baik lewat perawatan rutin maupun restorasi canggih yang menjaga fungsi dan tampilan alami gigi. Setiap kasus gigi punya pendekatan perawatan yang berbeda.

Bahkan masalah seperti gigi kuning atau sensitif juga punya solusi yang tepat, mulai dari pemutihan gigi hingga penggunaan pasta gigi khusus yang direkomendasikan dokter.

Jika kamu sedang mencari tempat terpercaya untuk menangani segala permasalahan gigi, Dentalogy, Dental Clinic Surabaya siap jadi solusi terbaikmu. Yuk, dapatkan senyum sehat yang kamu impikan dengan perawatan yang sesuai kebutuhanmu, klik link di bawah ini ya!

Website Resmi : dentalogy.id