Di tinjau oleh :

Pasang Gigi Palsu Dulu atau Behel Dulu? Pertimbangkan Hal Ini

Pasang Gigi Palsu Dulu atau Behel Dulu

Table of Contents

Pasang gigi palsu dulu atau behel dulu ya? Perawatan gigi memiliki berbagai jenis pilihan yang perlu kamu pertimbangkan dengan baik.

Apalagi, jika itu berkaitan dengan kebutuhan untuk memperbaiki susunan gigi sekaligus mengganti gigi yang hilang. Urutan yang tepat, apakah lebih baik memulai dengan gigi palsu atau terlebih dahulu menggunakan behel, adalah kegelisahan hampir kebanyakan orang.

Kedua langkah itu memiliki tujuan yang jelas. Namun, tidak ada jawaban yang sama untuk semua kasus. Behel hanya bekerja efektif pada gigi asli yang masih memiliki akar kuat di tulang rahang, karena mekanismenya bergantung pada tekanan bertahap untuk memindahkan gigi.

Sementara gigi palsu, lepasan maupun permanen tidak bisa dipindahkan oleh behel karena tidak memiliki hubungan langsung dengan tulang rahang. Bahkan implan gigi tidak akan bergerak layaknya gigi alami.

Pahami kondisi gigi kamu sejak dini untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Artikel ini akan membantu kamu mengenali perbedaan fungsi behel dan gigi palsu, serta faktor penting untuk menentukan urutan pemasangan. Temukan solusi perawatan gigi yang sesuai di sini!

Perbedaan Fungsi Behel dan Gigi Palsu

Sebagai gambaran untuk kamu dalam menentukan urutan perawatan, mulai dengan cari tahu terlebih dahulu perbedaan dasar fungsi behel dan gigi palsu. Behel bekerja secara aktif untuk menyelaraskan gigi asli dan memperbaiki sistem gigitan.

Prosedurnya dengan memberikan tekanan bertahap pada setiap gigi agar bergerak ke posisi benar, mengatasi masalah seperti gigi berjejal, renggang, atau gigitan yang salah. Sedangkan gigi palsu, berfokus untuk menggantikan bagian gigi kamu yang hilang akibat berbagai sebab seperti penyakit gigi, cedera, atau usia.

Baik jenis lepasan maupun permanen, gigi palsu dibuat untuk mengembalikan fungsi dasar mengunyah dan berbicara serta memperbaiki penampilan senyum. Kedua perawatan tersebut memiliki tujuan yang saling melengkapi namun berbeda secara mendasar. Behel lebih ke mengoptimalkan gigi asli yang masih ada, sedangkan gigi palsu mengisi kekosongan yang tidak dapat diperbaiki.

Faktor-Faktor Penting Perawatan

Menentukan urutan antara pasang gigi palsu dulu atau behel dulu tidak bisa dilakukan secara sepihak. Ada beberapa aspek penting untuk memastikan perawatan memberikan hasil optimal dan sesuai dengan kebutuhan. Berikut adalah faktor-faktor utama yang menjadi dasar pertimbangan dokter gigi dalam menentukan langkah perawatan yang tepat!

1. Kondisi Gigi dan Rahang

Kondisi gigi asli dan struktur rahang menentukan urutan perawatan. Dokter akan mengevaluasi posisi gigi, kondisi gusi, ketebalan tulang rahang, serta masalah seperti gigi berlubang atau penyakit periodontal melalui pemeriksaan fisik, foto rontgen, atau pemindaian digital.

Apabila gigi asli masih cukup banyak dan memiliki masalah susunan seperti berjejal, gigitan salah, atau posisi yang tidak sejajar, behel biasanya direkomendasikan terlebih dahulu. Sebab, behel hanya bekerja efektif pada gigi asli yang memiliki akar kuat di tulang rahang.

Sebaliknya, jika sebagian besar gigi sudah hilang atau tulang rahang mengalami resorpsi parah, gigi palsu menjadi prioritas untuk mengembalikan fungsi dasar kamu sebelum mempertimbangkan perawatan ortodonti. Keberadaan gigi abutment, yaitu gigi penyangga untuk gigi palsu permanen seperti jembatan atau implan juga perlu diperhatikan.

2. Tujuan Perawatan

Setiap orang memiliki tujuan berbeda dalam perawatan gigi, ada yang berfokus pada fungsi, estetika, atau keduanya. Jika tujuan utama untuk memperbaiki susunan gigi, meningkatkan fungsi mengunyah dan berbicara akibat masalah gigitan, maka behel bisa dilakukan terlebih dahulu.

Namun, jika kehilangan gigi sudah sangat mengganggu aktivitas, gigi palsu dapat dipasang lebih dulu. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kenyamanan dan kepercayaan diri sebelum menjalani perawatan ortodonti yang membutuhkan waktu lebih lama.

Tujuan perawatan bisa berjalan beriringan. Misalnya, setelah menyelesaikan perawatan behel untuk menyelaraskan gigi, kamu bisa memasang gigi palsu untuk menggantikan bagian yang hilang agar senyum terlihat lebih lengkap dan berfungsi maksimal. Dokter akan membantu menyusun rencana perawatan yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

3. Usia

Ini adalah faktor penting, karena terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan rahang, serta kondisi kesehatan gigi kamu secara keseluruhan. Pada anak-anak dan remaja, ketika sebagian besar gigi permanen sudah tumbuh dan rahang masih dalam tahap pertumbuhan, perawatan behel biasanya lebih efektif dilakukan terlebih dahulu.

Pada orang dewasa, kondisi tulang rahang dan gigi sudah stabil, sehingga pertimbangan lebih fokus pada kondisi gigi yang ada dan tujuan perawatan. Bagi lansia yang sebagian besar atau seluruh gigi sudah hilang, gigi palsu atau implan menjadi prioritas utama untuk mengembalikan fungsi makan dan penampilan. Behel biasanya tidak diperlukan kecuali ada masalah spesifik pada rahang atau gigi asli yang tersisa.

4. Kesehatan Umum

Beberapa kondisi medis seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, atau gangguan sistem kekebalan tubuh perlu diinformasikan kepada dokter gigi sebelum kamu memulai perawatan. Sebab, kondisi tersebut bisa memperlambat penyembuhan jaringan atau meningkatkan risiko komplikasi selama dan setelah prosedur.

Pada pemasangan gigi palsu permanen seperti implan, kondisi tulang rahang dan kesehatan gusi harus dalam keadaan baik. Sementara itu, penggunaan behel juga memerlukan kondisi gusi yang sehat agar tidak terjadi iritasi atau peradangan selama perawatan.

5. Anggaran dan Waktu

Biaya pemasangan behel bervariasi tergantung pada jenis behel yang kamu pilih, kompleksitas kasus, dan lokasi klinik. Selain biaya pemasangan, kamu juga perlu menyediakan anggaran untuk kontrol rutin setiap bulan selama masa perawatan.

Biaya gigi palsu juga bervariasi sesuai dengan jenisnya. Gigi palsu lepasan sebagian memiliki harga yang lebih terjangkau, sedangkan gigi palsu permanen seperti implan atau jembatan gigi membutuhkan anggaran yang lebih besar.

Namun, penting untuk diingat bahwa kualitas perawatan tidak boleh dikorbankan hanya untuk menghemat biaya atau waktu. Dokter akan membantu menyusun opsi perawatan yang sesuai dengan anggaran dan waktu yang tersedia, serta menjelaskan manfaat dan risiko dari masing-masing opsi.

BACA JUGA : Proses Scaling Gigi

Solusi untuk Semua Masalah Gigi

Gigi palsu dan behel masing-masing memiliki peran penting dalam mengembalikan kesehatan dan keindahan senyum. Apabila harus dipasang dulu yang satu atau yang lain, jawabannya tergantung pada kondisi gigi dan rahang kamu yang dievaluasi secara menyeluruh oleh dokter spesialis.

Behel akan menjadi prioritas jika ada masalah susunan atau gigitan yang perlu diperbaiki, sedangkan gigi palsu menjadi pilihan utama ketika kekosongan gigi sudah mengganggu fungsi dasar atau penampilan. Kedua perawatan bisa saling melengkapi untuk memberikan hasil senyum yang sehat, rapi, dan berfungsi optimal.

Temukan solusi perawatan gigi yang paling sesuai dengan kondisi kamu di Dental Clinic Surabaya atau Dentalogy, klinik gigi terpercaya dengan layanan lengkap mulai dari behel, gigi palsu, hingga perawatan konservatif dan bedah mulut.

Ingin mengetahui urutan perawatan yang tepat untuk kondisi gigi kamu saat ini? Hubungi Dentalogy sekarang melalui WhatsApp untuk jadwal konsultasi dan informasi lebih lanjut!​

Website Resmi : dentalogy.id